Lewatlah Sayang – oleh Rahma Dianti Wulandari

Lewatlah sayang Akan kuberikan tatapan mataku yang tertajam Lewatlah sayang Ingin kulihat wajahmu lagi Yang tak bosan kupandangi Lewatlah sayang Atas lewatmu adalah pesenyum bibirku Lewatlah sayang Andai kau tahu rasanya rasa ini Menyesakkan ketika ingatan tentangmu menyusuri hati Hingga tiba pada saat yang tepat Bahwa aku harus mengatakan padamu “AKU SANGAT MERINDUKANMU” Lewatlah Sayang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rindu segunung – oleh Maulina

Kamu sangat sempurna Ciptaan-Nya yang berbeda Via suara kau tuntun aku Via suara kau peluk aku Aku tahu dan dengar Angin begitu riang Mereka haru terharu Pada cara kita mencinta Cara mencinta terhalang jarak Cara mencinta terhalang waktu Yang tak pernah kalah dalam seni cinta lainnya Aku bahagia bersama sepi, penuh cinta Aku bahagia bersama […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rindu yang Terjebak – oleh Rizki Ramadhan

Tentang waktu yang matahkan ragu Kepingan itu terdengar pilu Aku di batang harap mungkin sedikit mengganggu Jauh di bawah resapan malu, aku yang terlalu Memasuki dalam lebih dalam lagi Rindu itu di himpitan antara perih dan sajak yang diam, ia berjuang Terengah haruskah menunggu ketika aku tak ada sisa untukmu Ataukah maju di saat kau […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rindu – oleh Melly Gunawan

Saat ku lepas langkahmu Aku berat menahan tangis Tak mampu ku rasakan cinta Saat kau tak ada Rinduku marah tak berhaluan Dia meluap bagai api gunung Menggali semua pikiranku Sampai tak karuan jalanku Ingin ku lewati malam bersamamu Ingin ku melihat garis senyummu Tahukah kau ini sangat Menyakitkan Sembilu rindu telah menyayatku Cepatlah kau kembali, […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pada sebuah jarak – oleh Karomah

aku masih bermimpi tentang sebuah hati yang lama ku nanti menyibak dalam tirai-tirai mimpi berharap delusi jadi nyata aku masih mencoba bertahan dalam kesendirian bertahan untuk kesekian kali menanti dirimu untuk hadir lagi pada sebuah jarak yang tercipta pada waktu yang menghalang pada diri yang menjaga hati pada kamu duhai pemilik hati ketukkanmu aku nanti […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sajak Rindu – oleh Jiankhanna

Aku berlari. Menjauh. Menopang berat beban rindu. Jika cinta itu samudera ketahuilah.. aku sudah jatuh begitu dalam tenggelam. Ketika pilahanmu adalah bersamanya Katakan aku bisa apa? Selain bertahan bersama bayangmu Langit Februari tak membiarkanku menangis sendiri Kini aku berdiri di tandusnya padang pasir Kembali dicintaimu hanya fatamorgana saja Memang salahku tak lagi berpikir jauh sebelum […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Melawan rindu – oleh Nursita

Pernah kah kau lihat? Pohon yg gugur daunnya, Meski tak meninggalkan bekas Tapi ia memberikan hampa Pernah kah merasa? Hujan turun begitu deras Membawa dingin dan hening Tapi ia tak memberi duka Seperti aku, Berhalusinasi dalam diamku, Mencoba menghapus segala kecewaku Mencoba meredam rasa dalam diriku Tentang dedaun yang jatuh dari pohon Namun ia masih […]
Baca puisi selengkapnya…