Ku kenang kartini – oleh Tiara Gayatri

Kau yang membuka jalan itu Jalan kegelapan menuju bumi putra merdeka Bagi kaum hawa Yang selalu dibatasi, dikekang, dan pasrah menerima siksaan jiwa. Kau korbankan jiwa ragamu Hidup matimu hanya untuk berjuang Menghapus dinding pemisah itu Menghapus segala perbedaan ‘tuk selamanya Wahai srikandi Kini tak ada lagi perbedaan Tak ada lagi dinding pemisah Berkat jasamu, […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pergulatan panjang – oleh Ida Ismara

Ku tatap diriku uang terbujur kaku tanpa seorangpun tahu kalau diriku telah beku. Mengembara di kesunyian jiwa Mencari harga diri yang telah sirna Terhempas badai angkara Yang melanda tiba-tiba Dengan wajah yang menelas Ke melangkah dengan lemas Meninggalkan segalanya Walaupin hati tiada ikhlas Bertahun diriku terkubur Bersemayam di dalam kubur Tanpa doa tanpa setangkai bunga […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pahlawanku – oleh Neli Agustin

Jasamu sangat berarti Jiwa ragamu kau beri Demi bangsa ini Tanpa minta balas budi Tiada takut tuk kalah Asal negri ini merdeka Walau tertembus panah Tak pernah kau luka Terimakasih pahlawanku Kan ku kenang jasamu Selalu Sampai akhir hayatku Pahlawanku – oleh Neli Agustin Fb: Neli Agustin IG : neliagstn_11
Baca puisi selengkapnya…

 

Bersama – oleh Novia Dwi Ananda

Mari kita melangkah bersama Bergandeng tangan erat Mengikuti irama detak waktu Detak waktu yang terus berputar Mari kita berlari bersama Sejajarkan langkah dengan rapi Mengikuti roda zaman Zaman yang terus bergulir Satukan hati Satukan tekad Yakin kita kan bisa Yakin kita kan sampai tujuan Bersama memang indah bukan Bersama – oleh Novia Dwi Ananda Kalimatan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Waktu yang terhenti – oleh Ida Ismara

Hingga masa pun berlalu Sang takdir membawaku pergi Kepedihan masih melekat di jiwaku Aku pendam di lubuk hati Untaian peristiwa datang mengganggu Berulang kali mengusik diri Menoreh luka yang mulai beku Yang tak ingin ku ingat lagi Tangisanku belum terhenti Saat segalanya telah berlalu Kesedihan hiasi mimpi Jadi belenggu disetiap langkahku Rasaku yang dahulu berkecamuk […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Takan jatuh lagi – oleh Regine Ratu S.

Pergi tuk awali hari aku pagi Dan berlari kusiap melangkah walau harus terjatuh meski letih tuk berdiri Aku tak ingin terjatuh lagi Takakan ku biarkan terhenti melangkah disini Kuingin kau mekihatmu terbang tinggi sepert merpati putih Kuingin kau melihatmu bersinar bagai mentari demi orang ku kasihi danku cintai untukmu yang mengejar mimpi dan cita-citamu Takakan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Ingin bermakna – oleh Hanief Purnomosidhi Nugroho

seringai hari ini bodoh ku tak tahu harus melangkah kemana ku harus melanjutkan fikiran mengering dan buntu jalan vertikal hilanglah dari kehidupan harus melangkah dan keluar mencari hal baru yang menginspirasi merangsang libido kreatif keluar dari lubang mandul ini aku khawatir dengan semua ini mereka mengikuti jalan yang telah ada ini tak bisakah kau keluar […]
Baca puisi selengkapnya…