Sedangkan Engkau Tahu – oleh Ida Ismara

Pucuk cemara bergoyang-goyang Diterpa angin yang berhembus perlahan. Sedangkan awan berarak lamban Hingga menghilang di langit kelam Senjaku berlalu pergi Dan aku merasa kehilangan Setiap hari ku berdiri di sini Menantikan sebuah jawaban Senja temaram menjadi teman abadi Kala hatiku dicekam kehampaan Hingga semusim telah aku lalui Namun dirimu tiada jua datang Sedangkan engkau tahu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Katakan pada bulan – oleh Septiana Fara Hidayati

Awan datanglah Akan ku ceritakan tentang rinduku pada bulan Rinduku yang teramat dalam Rinduku yang lama kupendam Rinduku yang berada dalam puncaknya Awan datanglah… Katakan pada bulan Aku merindukan kesempurnaannya Aku merindukan sinarnya yang teduh dan menyejukan Aku merindukan segala tentangnya Awan datanglah Tanyakan pada bulan Apalah arti aku baginya Apakah sebatas teman Atau bahkan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Dear Kupu Jingga – oleh Herayanti

Ada kebahagiaan yang terpendam ketika rasa cinta tak diungkapkan. Ada hati yang tersayat ketika rindu tak tersalurkan. Ada rinai hujan yang mengiringi setiap pekan ketika tekad hati terabaikan. Ada rasa sesak terdalam ketika jamuan selalu terhiraukan Ada kesedihan terselip diantara kebahagiaan ketika candaan terlontar dalam nada chat, padahal kepastian dan kalimat bijak serta dewasa adalah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Penantian Cinta – oleh Erna Septiana

Semua tergila gila dengannya Semua tertarik pesonanya Semua mengaguminya Semua menginginkannya Terutama para remaja “Wanita”lebih tepatnya Yang tak kan terlewat dengan satu kata itu Yang katanya “Berjuta hingga bertriliun makna” Ku tak habis sangka Semua harus begitu Dan selalu di hampiri 1 kata mengubah kepolosan seorang wanita Dari yang tak mungkin menjadi mungkin Dari yang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Hanya Untukmu – oleh Yana L Yusuf

Kini hidupku tanpa hadirmu Tak berarti lagi segala yang telah kuraih Rasa yang tak ku mengerti. Rindu yang tak ku pahami Terlalu lama memahamimu Tak seharusnya perbedaan memisahkan kita Dan semestinya kisah kita kan terjalin indah Dan biarkan terjadi antara kita berdua Karna rasa ini terlalu indah untuk ku sisihkan, pahamilah! Dan biarkan kembali harapan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Penantian Panjang – oleh Faridz Ridha Syahputra Agus

Ya… Inilah saatnya dimulai Secuil usaha yang sangat sulit untuk ku jalankan Yaitu, penantian Dulu ku menggebu-gebu hingga tabuh Sekarang ku tak bersemangat seperti habis disengat Aku pergi.. Aku menyerah.. Tetapi penantian ku tidak Seperti layang-layang di langit sore Yang saling diadu hingga putus Seperti itulah yang ku inginkan Dari mu dan dirinya Dulu ku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pukul Lima Sore – oleh Asri Nur Lestari

Kepada kamu yang menunggu kehadirannya kembali Di depan pintu rumah bertingkat dua Berteman hujan yang sejak sore tadi hadir Menemani kesendirianmu dengan melodi lagu rindu Setiap pukul lima sore aku selalu disini Di tempat biasa kita bertukar kata Berharap separuh jiwaku kembali pulang Menyapa dengan segumpal rindu yang harus diselesaikan Kepada kamu yang pergi tanpa […]
Baca puisi selengkapnya…