Saat kita – oleh Evi Yulastri

Saat kita berjauhan Rasa rinduku padamu kian menyiksa Saat kita berjauhan Hidupku bagai tak tentu arah Saat kita berjauhan Hati ku gelisah Saat kita berdekatan Diri ku tersa bahagia Saat kita berdekatan Hariku terasa sangat berwarna Saat kita berdekatan Ingin ku hentikan waktu agar Kita tetap bersama Saat kita – oleh Evi Yulastri Fb: evi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Senja Seindah Senyumu – oleh Aprilia Dea

Waktu itu.. Senja memperlihatkan warnanya.. Seindah senyum diwajahmu Yang kulihat satu tahun lalu Iya satu tahun lalu… Waktu itu… Kita sangat lugu Tertawa bersam puisi puisi pilu Kisah tragis cintamu yang tak bermuara dengan cintaku Yang akhirnya memberikan lara dan pilu. Sekarang Aku masih memandang langit Aku masih memandang senja Yang kata orang sam seperti […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cinta datang dan pergi – oleh Setianingsih

Kamu yang mungkin aku cinta harus datanh untuk membawa luka dan pergi dengan sejuta perih tanpa tau detik,menit yang mungkin aku banggakan apa cinta itu harus diikuti luka apa cinta itu harus disertai perih kini hanya waktu yang tau semuanya yang kuharap cinta itu datang tanpa harus pergi meninggalkan luka dan perih Cinta datang dan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cinta Sejati – oleh Pangeran Chocs

Cinta Sejati Dia Tak Akan Pernah Menyakiti dan tak akan rela orang yang dicintainya tersakiti Cinta sejati Adalah orang yang mampu mencintaimu apa adanya Tidak peduli seberapapun kekuranganmu dan dia tidak berharap lebih padamu,,,,,,, Cinta hadir tanpa aba-aba dan pergi tanpa tanda ,,, Cinta Itu Ibarat Bunga Mawar Mempunyai bunga yang indah Namun disisi lain […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bunga Tidur Menjadi Nyata – oleh Iman Nurdiansyah

Kala itu langit tak terucap. Hanya ada matahari dan angin yang tersenyum melihatku terpanah akan dirimu, kau adalah mawar, kau adalah sesosok yang diinginkan banyak orang, aku hanya satu pengecut dari seribu orang yang berani. Menampakan dihadapan mu saja aku tak mampu. Aku hanya bisa menatap mu dari bawah. Matamu berbalik melihat bola mata seorang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Elemen Cinta – oleh Muhammad Ricky Arzaaq

Aku tercipta dari bara api menyala Panas menggelora di dada Dan kau adalah embun fajar Yang mampu tenangkan jiwa Aku tercipta dari tetes air Aku jatuh berkali kali Dan kau adalah matahari Yang mengangkatku ke langit tinggi Aku tercipta dari tanah Dibawah terinjak injak Dan kau adalah bunga Yang tumbuh hiasi jiwa Aku tercipta dari […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Aku mencintaimu – oleh Yogga Ferditya

Aku mencintaimu Dalam diam Dalam doa kupanjatkan kepada Tuhan Dalam isyarat yang tak pernah ditangkap oleh indera Dalam rindu yang kusampaikan pada sang bayu Dalam sajakku Dalam diamku Aku mencintaimu Andai kata biar rasa ini aku saja yang rasa Kau pun tak usah ikut merasa sebab itu kan sulit bagimu Andai kata pun kau ingin […]
Baca puisi selengkapnya…