Beranda » Puisi Cinta » Aku

Aku

Advertisement

satu jiwa telah melupa akan satu masa,
dialam tawa, ia masih saja membuta,
seperti junjung mahkota ia bawa,
ingin berkuasa saat lantang bersuara..

berkehendak seakan terus bergerak,
tanpa memerlukan apapun,
tiada mau ia tunduk merendah, padahal mulia,
tiada mau ia meminta, padahal hamba..

seakan mereka ingin berbisik padanya,
tahukah engkau?,
bumi yang begitu rendah, namun begitu mulia?,
ialah ketika engkau sujud kepada RABB mu!.

Created by ; …

Advertisement

Tinggalkan komentar anda mengenai puisi diatas